Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Memahami Pencahayaan Dalam Fotografi

Fotografi diartikan sebagai aktivitas melukis gambar dengan cahaya. Artinya kita tidak bisa melakukan aktivitas memotret jika tidak ada cahaya. Sebelum memotret kita perlu memahami karakter pencahayaan, supaya bisa memberikan kesan yang tepat pada hasil foto kita. Inilah tips untuk Memahami Pencahayaan Dalam Fotografi.

Sumber cahaya dengan penampang luas akan menghasilkan karakter cahaya lembut (Soft Light).

Sumber cahaya dengan penampang yang luas akan menghasilkan karakter cahaya yang lembut, bayangan yang tipis, kontras rendah, dan sedikit menghaluskan tekstur pada subjek. Contohnya cahaya matahari dan lampu ruangan. Prinsip sumber cahaya dengan penampang yang luas ini, cahaya disebarkan hampir ke segala arah, menerangi semua bagian subjek yang difoto, sehingga karakter bayangan yang terbentuk tidak terlalu tegas.

Baca juga : Perbedaan Objek dan Subjek Dalam Fotografi

Sedangkan sumber cahaya dengan penampang sempit mempunyai karakter sebaliknya, akan memberikan bayangan yang sangat tegas dan kontras yang tinggi. Contohnya cahaya lampu senter yang kita arahkan sejajar dengan mata seseorang yang akan dipotret. Tentu itu akan menghasilkan bayangan pada bagian wajah menjadi sangat tegas, terutama di bagian bawah mata dan hidung. Hal ini terjadi karena cahaya hanya mengenai subjek dari sedikit arah tertentu saja.

Tips : Untuk mengambil foto portrait, gunakanlah cahaya alami seperti matahari, terutama pagi dan sore hari. Kalau di dalam ruangan, posisikan subjek yang akan difoto dekat dengan jendela, sehingga cahaya yang menimpa subjek lebih halus. Jika menggunakan flash, pakailah modifier softbox yang besar.

Sumber cahaya yang lebih dekat akan menghasilkan karakter cahaya yang lembut (Soft Light).

Semakin dekat jarak sumber cahaya ke subjek, maka semakin besar penampang nya dan semakin baik dalam menyebarkan cahaya. Di sini perlu dipahami, intensitas cahaya memang lebih besar saat sumber cahaya didekatkan dengan subjek, tetapi karakter cahayanya justru lebih lembut atau halus. Makanya para fotografer profesional saat memotret model, sebisa mungkin flash atau softbox diposisikan sangat dekat dengan model.

Tips : Saat memotret di dalam ruangan dengan lampu ruangan, dekatkan posisi subjek dengan sumber cahaya supaya menghasilkan karakter cahaya yang lembut (soft light).

Foto : dpreview.com

Sumber cahaya yang lebih jauh akan mengakibatkan subjek tampak lebih gelap.

Sumber cahaya yang lebih jauh mengakibatkan subjek tampak lebih gelap, tentu saja  karena intensitasnya berkurang. Ini bukan berarti karakter cahaya yang dihasilkan menjadi lembut. Intensitas tidak mempengaruhi karakter cahaya itu lembut atau keras. Ingat, intensitas cahaya dan karakter cahaya adalah dua hal yang berbeda, ini sering menjadi salah kaprah.

Tips : Sebaiknya kamu gunakan flash saat memotret diluar ruangan saat cuaca buruk, misalkan mendung. Arahkan flash ke arah subjek untuk mengisi bagian subjek yang kurang cahaya, ini bertujuan untuk menerangi bayangan (shadow) yang terlalu tegas pada wajah tanpa mengurangi exposure latar belakang foto. Ini disebabkan karena kekuatan cahaya flash yang tidak terlalu besar, sehingga tidak berdampak pada latar belakang (background).

Kontras cahaya akan membuat subjek menonjol.

Bagi yang belum tau, yang dimaksud kontras adalah perbedaan warna dalam sebuah foto, dalam hal ini bisa dibilang perbedaan gelap dan terang, misalkan antara subjek dengan background. Membuat subjek lebih terang dibandingkan background, sehingga terjadi kontras, maka ini akan membuat subjek lebih menonjol.

Jika sumber cahaya dekat dengan subjek, kontras cahaya antara subjek dengan latar belakang akan terlihat jelas. Tetapi jika cahaya dijauhkan jauh dari subjek, sebagian cahaya akan mengenai latar belakang, dan itu mengakibatkan subjek tak terlihat menonjol karena kontras cahaya atau perbedaan warna pada keduanya tidak begitu terlihat jelas.

Foto : dpreview.com
Tips : Jika bagian depan subjek diterangi cahaya yang masuk dari jendela, latar belakang akan tampak lebih gelap seiring Anda mendekatkan subjek ke jendela. Jika Anda ingin menerangi latar belakang dalam ruangan, jauhkan subjek dari jendela dan dekatkan ke latar belakang.

Cahaya dari samping dapat mempertegas bentuk subjek.

Fotografer potret biasanya mengarahkan sumber cahaya langsung ke wajah subjek agar kerutan di wajah tidak tampak begitu mencolok. Fotografer lanskap cenderung menggunakan cahaya samping untuk mempertegas bentuk batu, pasir, dan dedaunan. Secara umum, sudut yang lebih besar antara arah cahaya dengan subjek menyebabkan tekstur permukaan subjek tampak lebih mencolok.

Photo by Pieter van Noorden on Unsplash

Tips : Saat mengambil gambar bulu hewan peliharaan Anda, direkomendasikan untuk menempatkan sumber cahaya di samping hewan peliharaan Anda, alih-alih di depannya. Ini membantu menyoroti bulunya. 

Itulah tips untuk Memahami Pencahayaan Dalam Fotografi. Anda dapat menjadi fotografer ahli dengan memanfaatkan pencahayaan!

Silahkan dishare jika dirasa bermanfaat. 

--

Yuk, terhubung!
Alvian Indonesia
Alvian Indonesia Tips desain grafis, fotografi dan editing dari Alvian Indonesia. IG:@alvian.indonesia

Posting Komentar untuk "Memahami Pencahayaan Dalam Fotografi"