Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Memotret Dengan Mikroskop



Sebagai mahasiswa fisika yang mempunyai hobi fotografi, saya berusaha untuk membuat sebuah alat peraga yang unik sebagai tugas akhir skripsi saya. Alat peraga ini berfungsi untuk mengubah mikroskop optik konvensional menjadi mikroskop digital dengan bantuan sebuah kamera. Secara sederhananya kamera dipasang di atas lensa okuler sebagai pengganti mata untuk melihat hasil bayangan di mikroskop, kemudian hasil bayangan tersebut ditampilkan ke sebuah laptop dan dari laptop ini bisa ditampilkan ke proyektor yang ada di kelas.

Alat peraga sangat mempermudah guru dalam menyampaikan materi pembelajaran tema mikroskop, terutama bagi sekolah yang jumlah mikroskop nya terbatas. Dengan adanya alat peraga ini, dengan satu buah mikroskop bisa dipakai untuk pembelajaran sehingga semua siswa dengan mudah mengamati objek yang ada pada mikroskop.

Daftar Jurnal Saya

Silahkan bisa baca jurnal di bawah ini jika butuh referensi ilmiahnya.

UPEJ Unnes Physics Journal - Vol 6 No 3 (2017)


UPEJ Unnes Physics Journal - Vol 7 No 3 (2018)


UPEJ Unnes Physics Journal - Vol 9 No 1 (2020)




Peralatan Yang Dibutuhkan

Saya akan menjelaskan dari segi teknik, bagaimana untuk membuat rangkaian seperti ini secra detail, apa saja peralatan yang dibutuhkan dan bagaimana cara menggunakannya. Mari kita bahas peralatan terlebih dahulu. Selain mikroskop, kita membutuhkan sebuah kamera tipe DSLR, kemudian ada adapter teleskop, kabel USB, laptop, lampu LED, dan software EOS Utility.


Mikroskop L301

Mikroskop yang saya pakai dalam rangkaian ini adalah mikroskop dengan tipe L301 atau yang sering disebut juga sebagai Mikroskop Siswa. Selain tipe L301 juga bisa seri yang setara seperti 12XP. Dari segi harga, mikroskop seri ini terbilang cukup terjangkau, bisa didapatkan dengan harga sekitar Rp 750.000 - Rp 1.200.000. Saya dulu beli lewat tokopedia dari salah satu distributor di Surabaya, tapi saya tidak ingat. Namun begitu, saya coba untuk kasih referensi berikut harganya saat ini. 





Kamera

Kamera yang saya pilih adalah kamera dengan tipe DSLR (Digital Single Lens Reflect) atau kamera yang bodi nya bisa dipisahkan dengan lensa nya. Kenapa saya memilih kamera ini? Karena nanti pada saat dipasang di mikroskop, saya tidak akan memakai lensa kamera, jadi hanya akan memakai lensa yang ada pada mikroskop saja yaitu lensa okuler dan lensa objektif. Dengan begitu perhitungan pembesaran bayangan mikroskop tidak dipegarahui oleh lensa ketiga (lensa kamera).

Tipe kamera DSLR yang saya pakai adalah seri Canon EOS 5D Mark II. Pemilihan merk kamera Canon ini berkaitan dengan software apa yang nanti kita pakai di laptop. Jika kita menggunakan kamera merk lain seperti Nikon, Sony, Fujifilm, atau yang lain, akan membutuhkan software yang berbeda. 

Kemudian salah satu hal yang penting yaitu kamera harus mempunyai fitur Live View Shooting, artinya kamera bisa untuk memotret dengan preview di layar, tidak perlu lewat jendela bidik (viewfinder).

Adapter Teleskop (T2 - Canon EOS)

Adapter ini fungsinya untuk menghubungkan bodi kamera ke lensa okuler yang ada pada mirkoskop. Hal penting yang perlu dipastikan sebelumnya sebelum membeli adalah pastikan diamter adapter lebih besar dibandingkan diameter lensa okuler, sehingga proper saat dipasangkan. Hal ini dikarenakan diameter lensa okuler pada setiap seri mikroskop biasanya berbeda. Sebagai referensi akan saya lampirkan di bawah.


Kabel USB

Untuk menghubungkan kamera dengan laptop diperlukan sebuah kabel, biasanya saat pembelian kamera baru, kabel ini disertakan dalam pembelian. Tetapi biasanya kabel yang disediakan cukup pendek, sehingga kita perlu untuk membeli kabel ekstensi supya bisa cukup untuk dihubungkan ke laptop. Untuk membeli kabel USB ini bisa kita dapatkan di toko online dengan harga yang cukup terjangkau.

Portable LED

Biasanya pada mikroskop seri L301 atau 12XP masih menggunakan cermin yang difungsikan untuk mengumpulkan cahaya ke meja objek (preparat). Berhubung kita menggunakan kamera dan digunakan di dalam ruangan, maka cermin perlu diganti dengan sumber cahaya yang lebih besar, maka dalam rangkaian ini saya ganti dengan lampu LED portabel. Sehingga kamera akan mendapatkan cahaya yang cukup untuk melihat objek yang diamati dengan jelas.

Laptop dengan Software EOS Utility

EOS Utility adalah perangkat lunak yang digunakan untuk memotret dengan kamera merk Canon lewat laptop. Jadi sudah tidak perlu mengoperasikan melalui kamera, karena kendali kamera sudah bisa dilakukan melalui laptop dengan bantuan EOS Utility. Bahkan hasil foto dan video juga bisa langsung di simpan di laptop. Untuk menghubungkan kamera dengan laptop disambungkan dengan kabel USB. Untuk mendapatkan EOS Utility bisa download di website berikut, pilih sesuai seri kamera. 


Petunjuk Merangkai dan Cara Kerja

Untuk petunjuk merangkai alat peraga ini dan bagai mana cara kerjanya akan saya jelaskan seara lengkap melalui video di bawah ini:



Berikut hasil dari memotret dengan mikroskop





Demikian cara untuk Memotret dengan Mikroskop menggunakan kamera DSLR. Jika ada pertanyaan bisa tulis di komentar ya. Silahkan dishare jika dirasa bermanfaat. 

Yuk, terhubung!
Alvian Indonesia
Alvian Indonesia Tips desain grafis, fotografi dan editing dari Alvian Indonesia. IG:@alvian.indonesia

Posting Komentar untuk "Memotret Dengan Mikroskop"